Tata Cara Sholat Jamak, Menggabungkan Sholat Wajib bagi yang Terkendala. Tak Ada Alasan, ya~

December 17, 2020 By Lewis Allen Off

Sholat lima waktu adalah salah satunya beribadah harus yang perlu ditangani kaum muslim — sesuai waktunya. Walau begitu, Allah SWT memberikan kemudahan dalam menjaringnkannya. Bukanlah bisa ditinggal, tetapi dibolehkan untuk menggabung atau menjamak sholatnya. Sholat jamak ialah menyatukan dua sholat pada sebuah waktu sebab keadaan spesifik, misalkan sedang diperjalanan jauh, turun hujan, sakit, atau ada kepentingan menekan yang lain.

Ada tiga ketetapan sholat jamak yang wajar dituruti, yaitu shalat jamak qasar, shalat jamak taqdim, dan sholat jamak takhir. Ke-3 tipe sholat jamak itu mempunyai ketentuan dan tata langkah penerapan yang lain. Seringkali ketentuan ini membuat beberapa kaum muslim ketidaktahuan. Selaku tutorial, berikut Hipwee Panduan uraikan tata langkah sholat jamak komplet dengan waktu dan bacaannya.

Misalkan, sholat jamak dhuhur dan ashar yang ditangani di saat zuhur atau sholat jamak taqdim magrib dan isya di saat isya. Lalu sholat jamak maghrib isya berapakah rakaat? Untuk rakaatnya masih sesuai sholat harus, yaitu 3 untuk magrib dan 4 untuk isya. Juga sama dengan zuhur dan asar, semasing 4 rakaat. Berikut tata langkah dan bacaan niat sholat jamak bahasa Arab.

Dari defisini di atas, kita dapat mengenali jika sholat jamak takdim dan takhir itu berlainan. Ketidaksamaan paling jelas ada di saat penyelesaiannya. Misalkan, sholat jamak takhir zuhur dan asar ditangani waktu asar, atau sholat maghrib dan isya ditangani saat waktu isya. Penyeleksian jamak taqdim dan takhir dapat disamakan dengan kondisi dan situasi. Jika kamu baru ingin pergi melancong dan kira-kira di perjalanan tidak memungkinkannya untuk sholat, karena itu lakukan jamak taqdim. Tetapi bisa kerjakan jamak takhir jika benar-benar tidak memungkinkannya.

Misalnya, sholat jamak dhuhur asar jika diqasar cukup ditangani sekitar 2-2 rakaat saja. Tetapi cuman sholat 4 rakaatlah yang dapat dipendekkan, jadi kamu tidak dapat memotong sholat magrib atau subuh. Untuk waktu penyelesaiannya dapat kapan pun, bisa pada awal atau akhir sholat yang dijamak.